Kamis, 26 Oktober 2017

Wedang Ronde atau Tangyuan?

Dwipracaya.com | Waktu di jam tanganku menunjukkan pukul 17.31 wib, pertanda sebentar lagi akan datang petang dengan ditandai suara adzan berkumandang disetiap surau dan masjid di seluruh bumi Jogjakarta. Cuaca waktu itu sangat enak untuk mencari minuman pelepas dingin, karena cuaca cukup dingin dan kalau biasa saya langsung segera mencari makanan untuk ‘pengganjal perut namun kali ini berbeda selera. Saya ingin menikmati 'wedang ronde khas masjid Syuhada Jogjakarta. Lagipula karena waktu sudah mepet dengan waktu sholat maghrib pan pas banget jika pilihanku menikmati 'wedang ronde. Akhirnya kala itu ku memesan semangkuk 'wedang ronde, dengan alas mangkuk berwarna hijau muda, segera kuterima 'wedang ronde yang legendaris di bumi Semarang dan Jogjakarta ini.

wedang ronde dari Jogja atau Semarang?
Semangkuk Wedang Ronde (dok.pribadi)

Ya, wedang ronde memang identik dengan kota Jogjakarta. Minuman hangat dan manis ini mudah sekali ditemui di malam hari. Biasa dijual dengan gerobak dorong, di sudut-sudut kota Jogjakarta.

Memang wedang ronde identik dengan kota Jogjakarta, tetapi darimanakah aslinya ninuman ini berasal? Namun, masih banyak orang yang belum tahu asal muasalnya.
Wedang ronde sebenarnya adalah makanan tradisional dari negeri Cina yang bernama ‘tangyuan. Tangyuan dibuat dari tepung ketan dicampur sedikit air, diberi isian, dibentuk bulat seperti bola dan direbus dengan air. Untuk isian sendiri dari beberapa 'wedang ronde yang saya coba ada yang menggunakan gula merah saja, dan dibeberapa kesempatan ada yang idak diberikan isian.
wedang ronde dari jogja atau semarang?
Gerobak Penjual Wedang Ronde (dok.pribadi)

Di negara Cina 'wedang ronde atau ‘tangyuan ini dinikmati ketika ada Festival Lampion/ Festival Yuanxio. Tangyuan Cina biasa disantap bersama keluarga, ada juga yang bilang bahwa bentuk ronde melambangkan kebersamaan keluarga.

Ronde di negeri Cina kadang juga disajikan dengan rasa manis dengan isian pasta kacang, gua, wijen itu di sebelah Cina Bagian Selatan. Untuk bagian Cina Bagian Utara Ronde disajikan dengan isian daging atau sayuran isajikan asin dengan isian daging atau sayuran. Dijadikan sebagai bahan tambahan dalam sup atau sayuran.

Nah, di Indonesia sendiri 'wedang ronde ini terkenal di daerah Semarang dan Jogjakarta, namun untuk wilayah mana yang duluan saya tak tahu persis jawabannya.

Wedang ronde di Indonesia rata-rata disajikan rasa manis, dengan semangkuk wedang ronde yang terdiri dari ronde, irisan roti tawar yang dipotong kotak-kotak, kolang-kaling, kacang tanah sangrai sudah dihilangkan kulit dalamnya) lalu disiram dengan kuah jahe panas yang manis.

Tinggal diseruput dengan sendok bebek, ah…betapa nikmatnya.

Dengan kocek Rp6000 kita bisa menikmati aneka wedng rondenya. Sengaja saya sering memesan wedang ronde di daerah masjid Syuhada karena memang serig ikut kajian di sana, sambilmenikmati datang nya malam tiba, menunggu suara adzan maghrib berkumandang, melihat awan yang perlahan berubah warna dari biru menjadi geap, lalu lalang kendaraan bermotor siih berganti melewatijalan raya. Dari luar tampak juga sekumpulan manusia yang sudah mempersiapkan untuk pergi ke masjid Syuhada untuk menunaikan sholat maghrib secara berjamaah.
wedang ronde dari jogja atau semarang?
Ronde dalam sendok bebek (dok.pribadi)

Ah, maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan :)

2 komentar:

  1. wedang ronde, enak dinikmati saat hangat, ditambah dengan dinginnya suasana hujan. Syahdu....

    BalasHapus
  2. yap betul banget @adipra hangat, dekat, hemat dan nikmat :)

    BalasHapus

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html