Kamis, 31 Mei 2018

Jajanan Kuliner Kicak, Serabi Pisang dan Kacang Bumbon Kauman Jogjakarta

Dwipracaya.com | Hay, Rina apa kabar kamu di sana? Masih selalu sehat dan ceria seperti biasanya? Masih tetap semangat untuk menggambar sketsa dan lukisan cantik di atas kanvas putih kan? Masih terseyum lepas sambil merasakan segarnya udara pagi hari di bulan yang penuh kemuliaan dan keberkahan, bulan mana lagi selain di bulan Ramadhan.

Eh, gini pan dirimu orang Kalimantan tuh, tentu di sana juga ada tempat wisata yang ngehits dan terkenal di sana. Bisa terkenal karena tempat wisatanya mempunyai banyak cerita sejarah, atau juga karena faktor keramahan warga masyarakatnya, atau juga tentang kulinernya yang unik nan enak? Tentu, ada kan di sana? 

Pesona Ramadan 2018 : Jajanan Kuliner Kicak, Serabi Pisang dan Kacang Bumbon Kauman Jogjakarta
Kicak dan Serabi Pisang Kauman
Nah, dalam surat ini, saya ingin bercerita tentang salah satu tempat yang mempunyai cerita unik menarik dan patut untuk disambangi. Seperti apa cerita yang ingin saya sampaikan? Yuk, di baca di bawah ini, biar lebih menarik bisa kok sambil membaca tuisan ini dengerin suara musik klasik dan instrumen klasik, itu tuh suara musik hanya suara doang tanpa ada suara vokalnya, biar dapet feel nya, haha

***

Jika suatu saat Rina pergi ke Jogja aamiin, terus kebetulan pas jatuh di bulan Ramadhan, tentu perlu mampir di Pasar Kuliner Ramadhan Kauman Jogjakarta, konon kuliner seperti ini sudah ada sejak tahun 1980-an. Dari namanya saja sudah menunjukkan identitas sebuah tempat, tempat yang dahulu sering disebut dengan istilah ‘pakauman, yang artinya tempatnya orang-orang yang berilmu agama. Namun seiring dengan berjalannya waktu warga masyarakat lebih mudah mengenal dengan sebutan ‘kauman. Menariknya lagi dari sebuah kampung inilah muncul pasangan suami istri yang menjadi Pahlawan Nasional melalui Pemerintah Republik Indonesia dengan Surat Keputusan Presiden No.657 Tahun 1961, keduanya merupakan tokoh dan pendiri organisasi besar Islam di Indonesia beliau adalah KH. Ahmad Dahlan (1 Agustus 1868 - 23 Februari 1923) pendiri Muhammadiyah (18 November 1912) dan Nyai Ahmad Dahlan pendiri Aisyiyah (19 Mei 1917). Waw mantab bener?

Pesona Ramadan 2018 : Jajanan Kuliner Kicak, Serabi Pisang dan Kacang Bumbon Kauman Jogjakarta
Pasar Sore Ramadhan Kauman

Dimana Pasar Kuiner Ramadhan Kauman?

Berada di sebuah gang sempit perkampungan, dengan lebar kurang lebih 2 (dua) meter di dalam perkampungan. Berada di kampung Kauman, Jalan Ahmad Dahlan Kelurahan Ngupasan Kecamatan Gondomanan Kota Yogyakarta. Tidak sulit untuk menemukan kampung ini, kalau dari kawasan ‘nol kilometer, Rina hanya perlu berjalan lurus ke arah barat lebih kurang 350-400 meter. Setelah melewati toko Suara Muhammadiyah, masih lurus ke barat. Nanti akan menjumpai sebuah gapura besar berwarna hijau dan merah di sebelah sisi selatan. Nah, itu pertanda sudah sampai di TKP, tinggal masuk saja.

Pesona Ramadan 2018 : Jajanan Kuliner Kicak, Serabi Pisang dan Kacang Bumbon Kauman Jogjakarta
Pintu Gerbang Kauman Sisi Timur

Pesona Ramadan 2018 : Jajanan Kuliner Kicak, Serabi Pisang dan Kacang Bumbon Kauman Jogjakarta
Pintu Gerbang Kauman Sisi Barat

Pesona Ramadan 2018 : Jajanan Kuliner Kicak, Serabi Pisang dan Kacang Bumbon Kauman Jogjakarta
Pernak Pernik Ramadhan Kauman
Kalau masih merasa sulit coba bertanya dengan warga di sepanjang jalan, insyaallah akan dibantu ada yang mau mengantarkan sampai tujuan, ini namanya ‘naik becak loh, dan gak gratis, wahaha. Itulah salah satu bukti keramahan warga kota Jogjakarta. Eh, kalau masih bingung juga, segera ambil smartphone nya dan buka aplikasi Googlemaps, ketikkan kata kunci’ Pasar Sore Ramadhan Kampung Kauman. Nah itu dah sampai, simpel kan, jangan bilang tambah pusing ya?

Bagaimana untuk tempat parkir kendaraan?

Mengingat tempatnya berada di dalam sebuah perkampungan padat dengan akses jalan yang sempit dan kecil. Ada beberapa titik tempat parkir yang saya rekomendasikan kepada Rina, diantaranya adalah sebagai berikut:

Pertama: 
Jika Rina tadi melewati toko Suara Muhammadiyah dari arah ‘nol kilometer, bisa bilang sama tukang parkir kalau mau ke Pasar Sore Ramadhan Kampung Kauman saja. Bisa parkir di depan toko tersebut, dalam waktu lama pun bisa kok, saya sudah pernah melakukannya pas bermain di area Kauman hampir 4 (empat) jam parkir di situ gak masalah kok. Sekali lagi tukang parkir Jogja itu Istimewa dan super ramah, bayarnya cukup 1-2 ribu cukup dah, Untuk parkir kendaraan sepeda motor dan mobil bisa kok di areea sini, tenang saja it’s fine!

Pesona Ramadan 2018 : Jajanan Kuliner Kicak, Serabi Pisang dan Kacang Bumbon Kauman Jogjakarta
Toko Suara Muhammadiyah

Kedua:  
Jika mengendarai sepeda motor lalu berada dari arah selatan, dari arah Taman Sari atau Pasar Ngabean, Rina hanya perlu berjalan lurus ke arah utara, Nanti ada perempatan besar pertama, perempatan yang kalau ke arah kiri atau ke arah barat sampai ke Taman Parkir Ngabean, kalau ke arah timur atau kanan ke Alun-Alun Utara, Rina cukup parkir kendarannya di salah satu tempat penjualan kaos oblong dan konveksi. Tempatnya itu persis di sebelah baratya ‘Langgar Kidoel mbah Dahlan” langgar atau biasa di sebut masjid kecil untuk sholat (cikal bakal Muhammadiyah).

Ketiga: 
Jika Rina beserta rombongan misalnya neh, datang menggunakan bus pariwisata. Saya sarankan untuk memparkirnya di Taman Parkir Ngabean. Tempat ini khusus parkir untuk kendaraan super besar, bus pariwisata misalnya. Tempatnya luas dan besar, muat untuk beberapa puluh kendaraan jenis bus pariwisata. Parkir Ngabean dari arah ‘nol kilometer lurus ke arah barat melewati lampu merah 2(dua) kali. Lampu merah pertama di dekat PKU Muhammadiyah Jogjakarta dan Lampu merah kedua berada di depan persis Pakir Ngabean, depannya Hotel Cavinton.
Namun Jika Rina mengendarai mobil bisa memparkirkannya di sebelah timur pelataran Masjid Gede Kauman Jogjakarta, dari kawasan 'nol kilometer ke arah selatan, belok ke arah barat ikuti jalan. Tanya sama tukang parkir saja mau ke Masjid Gede Kauman. Rute ini cukup jauh dan agak merepotkan jika mau ke Pasar Sore Ramadhan Kauman Jogja.

Apa kuliner unik di Pasar Sore Ramadhan Kauman ini?

Berbicara sebuah tempat destinasi wisata tentu tak jauh dari kuliner khasnya. Kuliner yang bisa dijadikan oleh-oleh atau hanya sekedar penawar rasa ingin tahu saja. Ada banyak jajanan khas ndeso yang ada di pasar tiban (dadakan) ini, mulai dari kue serabi pisang, risoles, lumpia, klepon, apem, mendoan, tahu susor dan aneka jajanan lainnya. Untuk menu makanan juga lengkap ada mie bihun, ikan pepes, lele mangut, brongkos dan sebagainya.

Pesona Ramadan 2018 : Jajanan Kuliner Kicak, Serabi Pisang dan Kacang Bumbon Kauman Jogjakarta
No. Urut Stand Penjual

Pesona Ramadan 2018 : Jajanan Kuliner Kicak, Serabi Pisang dan Kacang Bumbon Kauman Jogjakarta
Pembeli mengantri makanan menu buka

Pesona Ramadan 2018 : Jajanan Kuliner Kicak, Serabi Pisang dan Kacang Bumbon Kauman Jogjakarta
Bu Yuni dengan aneka dagangannya
Namun ada 3 (tiga) jajanan khas sekali dan hanya ditemukan di Kauman ini. Uniknya lagi, hanya dijual pada bulan Ramadhan lainnya, bulan lainnya tidak dijual. Loh kok bisa? Bisa, saja karena memang udah dari dulu seperti itu. 

Kicak adalah?

Pesona Ramadan 2018 : Jajanan Kuliner Kicak, Serabi Pisang dan Kacang Bumbon Kauman Jogjakarta
Kicak Khas Kauman

Jajanan khas itu adalah Kicak, Serabi Pisang dan Kacang Bubon. Kicak adalah sejenis jajanan atau panganan yang terbuat dari ketan, rasanya gurih dan kenyal karena terbuat dari adonan jadah ketan. Dibentuk kecil-kecil agar bisa mudah lansgung dimakan, lalu dibalut dengan parutan kelapa yang sudah dibumbuhi gula pasir. Rasanya manis sekali, jadi gak perlu khawatir jika kicak ini digunakan untuk menu buka puasa sangat pas banget, Rina hanya perlu membawa air minum saja dan mencomot kicak ini. Itu saja sudah cukup. Karena efek rasa manis itulah, cukuplah 2-3 potong kicak beri efek kenyang perut karena kalau kebanyakan terasa eneg dan tubuh kembali bertenaga menerima asupan energi setelah seharian berpuasa. Baunya harum karena di berikan topping buah nangka, efek nangka yang berwarna kuning serta aroma yang khas menambah ciamik menu jajanan ini untuk dicicipi, Dulu warga Kauman menjualnya dengan menggunakan daun pisang, namun seiring berjalannya waktu sudah berganti menggunakan mika plastik nan cantik. Justru malah semakin membuat pembeli datang untuk mencicipinya.

Makanan unik ini dibanderol sekirta Rp3.0000 - Rp5000, per ukuran mika kecil. Harga tentunya disesuaikan dengan ukurannya yak, Rina? Beli secukupnya saja haha!

Serabi Pisang adalah?


Pesona Ramadan 2018 : Jajanan Kuliner Kicak, Serabi Pisang dan Kacang Bumbon Kauman Jogjakarta
Serabi Pisang
Kemudian jajanan selanjutnya adalah Serabi Pisang. Bentuknya seperti kue serabi pada umumnya, seperti kue apem. Hanya saja di dalamnya ada pisang Raja yang manis. Rasa kuenya sangat manis, karena memang sengaja dibuat untuk menu pembuka buka puasa. Pan tahu sendiri, kalau buka puasa itu pakai yang manis-manis? Jiahahaha

Rasa buah pisangnya terasa banget, manisnya minta ampun dah. Harga sekitar Rp3000-Rp5.000 per kue. Kue ini dibalut dengan daun pisang dibawahnya.

Kacang Bumbon adalah?

Pesona Ramadan 2018 : Jajanan Kuliner Kicak, Serabi Pisang dan Kacang Bumbon Kauman Jogjakarta
Kacang Bumbon

Secara umum kalau Kicak dan kue Serabi Pisang akan sangat mudah ditemukan di Pasar Sore Ramadhan Kauman ini, karena hampir setiap stand menjual jajanan ini. Nah, yang jajanan yang tak kalah unik dan sudah hampir punah untuk ditemukan adalah Kacang Bumbon.

Sengaja saya datang ke Pasar Sore Ramadhan Kauman ini hanya untuk mencoba menu kicak dan kacang bumbon itu saja, hanya berdasarkan informasi dari sebuah website travel awalnya saya mengira namanya adalah Kacang Kumbon. Saya bertanya tanya di setiap stand penjual tentang kacang kumbon kepada penjual.

“Buk, ada kacang kumbon?” tanyaku kepada salah satu penjual di sana.

“Opo, mas kacang kumbon, ora ono mas panganan koyo ngono?

“Apa Mas, kacang kumbon, tidak ada jajanan seperti itu?” terang ibunya.

“Niku Buk, jajanan khas Kauman sing di sade pas Ramadhan thok,” jawabku sambil menjelaskan.

“Itu buk, jajanan khas Kauman yang hanya dijual setiap Ramadhan”.

“Saestu Dik mboten wonten nek kacang kumbon, nek kacang bumbon wonten,” iku koyo sambel kering tempe neng bahan dasare ngagem kacang.

“Beneran Dik, tidak ada kalau jajanan kacan Kumbon, kalau kacang Bumbon ada, itu seperti sambal kering tempe, bahannya dari tempe,”begitulah maksud ibu tadi.


Ternyata informasi dari sebuah website travel yang menyebutkan kacang kumbon itu adalah kacang bumbon yang betul, so inilah salah satu fungsi dari seorang penulis atau blogger kalau ada sesuatu yang salah dan tidak benar sementara kita mengetahui kebenarannya harus bisa membenarkan dengan mencari nara sumber yang lebih valid.

Singkat cerita akhirnya saya bisa mencicipi kacang bumbon itu dengan penuh perjuangan. Hampir di setiap stand jajanan saya tanya tidak lagi menjual kacang bumbon, ada yang bilang agak repot mas buatnya, kemaren buat namun kurang diminati mas, dan alasan lainnya. Namun karena saya belum pernah mencicipi saya terus bertanya kepada setiap penjaga stand di sana, dan beruntung saya bertemu dengan salah satu dari mereka sebut saja Ibu Yuni warga asli Kauman, beliau berkenan untuk membuatkan jajanan kacang bumbon dan itupun harus pesan lebih dahulu, Alhamdulillah, akhirnya saya bisa mencicipi kacang bumbon tersebut setelah bertanya ke sana kemari dengan para penjual,dan memang tragis jajanan legendaris itu sudah sangat sulit ditemukan lagi di Kauman.

Pesona Ramadan 2018 : Jajanan Kuliner Kicak, Serabi Pisang dan Kacang Bumbon Kauman Jogjakarta
Kacang Bumbon bukan Kumbon :)

Kacang bumbon itu hampir sama dengan sambal kering tempe, hanya bahannya menggunakan kacang. Rasanya pedas dan ada manis-manisnya. Sedikit lengket karena itu adalah efek dari gula jawa, ada rasa rempah nan khas dan bau daun jeruk. Untuk harga karena memesan bisa bervariasi mulai dari Rp15.000 sampai dengan Rp25.000, tergantung ukurannya. Dahulu untuk bungkusnya juga menggunakan daun pisang, namun sekarang sudah diganti dengan mika plastik, biar simpel dan mudah. Kalau menurutku sih, malah makin cakep saja ini kacang Bumbon Kauman, dan makin mudah dibawa ke mana-mana.

Legendaris namun susah di temukan?

Memang benar sekali, ketika saya mendapatkan 3 (tiga) makanan legendaris yakni kicak, serabi pisang dan kacang bumbon ketika kondisi perut lapar karena seharian menunaikan puasa, akan terpuaskan dengan berbuka minimal dengan 2 (dua) menu di atas. Cukup bawa air minum putih dan nasi putih cukup dan pas banget. Sederhana namun rasanya pas banget, beneran, itu saja dah cukup dan nikmatnya luar biasa!

So, jangan pernah ke Kauman jika Rina belum mencoba menu Kicak, Serabi Pisang dan Kacang Bumbon, ingat bukan kacang kumbon ya, kacang bumbon yang benar kwkwkwk

Gang sempit itu sudah mulai dibuka sekitar jam 14.00 WIB, biasa mulai bakda ashar sudah mulai ramai dengan para pembeli yang berjubel berburu makanan dan menu berbuka. Puncaknya adalah sekitar jam 17.00 WIB kalau Rina mau berdesak-desakan dengan para pembeli ya silakan, tapi kalau mau aman dan nyaman sambil ngobrol dengan para penjual yang waktu bakda ashar adalah yang paling tepat, it’s recommended!

Pesona Ramadan 2018 : Jajanan Kuliner Kicak, Serabi Pisang dan Kacang Bumbon Kauman Jogjakarta
Menu Berbuka Ramadhan

***











Minggu, 27 Mei 2018

Ramadhan: Zakat dari Kita, untuk Ummat Muslim di Seluruh Dunia

Dwipracaya.com | Alhamdulillahirobbil’alamiin, segala puji bagi Allah Rabb semesta alam atas segala nikmat dan karuniaNya. Tak terasa juga kita umat muslim di seluruh dunia genap menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1439 hari ke 10. Tidak terasa bahwa baru seperti kemarin saja, kita umat muslim kali pertama menjalankan puasa yang pertama tanggal 17 Mei 2018. Itu artinya terlalu banyaknya nikmat dan kasih sayang Allah ta’ala kepada seluruh hambanya, seluruh makhluknya di alam semesta, lebih-lebih pada bulan Ramadhan, bulan yang mulia dan penuh kemuliaan.
 
25 TahunDompet Dhuafa Membentang Kebaikan Berawal Dari Zakat
25 Tahun Membentang Kebaikan via www.dompetdhuafa.org
Bagaimana, kabarmu di tanah rantau, Panca? Pulau Kalimantan apakah bersahabat dengan tubuhmu yang kering dan kurus, wahaha peace ya! Jujur saya tidak menyangka bahwa kamu memutuskan untuk hijrah merantau di pulau Kalimantan, di Kota Samarinda ya, jujur saya tak mengiranya. Namun, kamu membuktikan bahwa kamu yang terbaik dan tekadmu lebih dari kami semua.
 
 “Keren, Col...Pacol,” gumamku dalam semangat.
 
***
Perlu diketahui adalah ketika kami bersekolah di SMK Negeri 2 Yogyakarta, saya, Bangun, dan Panca adalah teman karib semasa itu. Kemana-mana selalu bareng, saya dan Panca asli warga Bantul, namun Bangun adalah asli anak Sleman. Kami bertiga dipertemukan di dalam kelas yang sama mengambil jurusan Teknik Informatika di SMK Negeri 2 Yogyakarta. Berawal dari pas makan pertama di kantin sekolah dan sering jajan di depan SMP Negeri 6 Yogyakarta kami mulai akrab.

Panca adalah anak laki-laki dengan perawakan kecil, kulit berwarna coklat kehitaman, matanya cekung, dan tatapannya seperti kosong, tak tahu kenapa, Namun waktu itu mungkin karena pengaruh nikotine rokok, jadi seperti itulah perawakannya. Saya juga heran, kok ada ya anak kecil hitam lagi eh ternyata doyan rokok. Panca adalah sebuah nama yang unik karena tak ada ‘embel-embel sebelum dan sesudahnya. Hanya nama Panca, artinya anak ke lima itu doang, 'thok till haha. Di kelas kami waktu itu Panca memiliki nama julukan Pacol, dalam bahasa jawa adalah sebuat alat pertanian yang digunakan untuk mencangkul area tanah persawahan. So, jadilah nama julukan Pacol untuk sebuah nama Panca. Ha ha, cocok dah :)

Lain lagi dengan Bangun, anak laki-laki itu mempunyai paras cukup rupawan, dengan kulit putih mata sipit namun bukan keturunan Cina. Asli orang Sleman pribumi Indonesia. Hanya mungkin Bangun dapat bonus kalau kulitnya putih dan paras cukup rupawan, ahaha. Begitulah perkenalan singkat 2 (dua) temanku yang meski sudah puluhan tahun lulus dari sekolah, namun komunikasi tetap berjalan. Dan informasi tentang Panca yang merantau ke tanah Kalimantan adalah yang membuat saya dan Bangun kaget, kami tahu betul bahwa dulu ketika SMK Panca seperti apa dalam menerima pelajaran, minatnya seperti apa dan nilai akademiknya seperti apa. Eh namun kok dengan tiba-tiba ketika lulus SMK, langsung melanjutkan kuliah di perguruan tinggi swasta mengambil fakultas pertanian. Sementara Bangun gak lulus kuliah dan saya alhamduillah lulus kuliah sehingga bisa sarjana.

“Kok, yo bisa ya, Pacol malah ada minat melanjutkan kuliah, “gumam saya dalam hati. Itulah kehendak Allah yang maha membolak-balikkan hati dan ketetapan seorang manusia, ciptaanNya.

Hay, Pacol apa kabar di sana? Puasanya lancar kan? Sudah sahur tadi pagi, sahurnya bareng orang atau bareng beruang, wahaha. Semoga Allah ta’ala selalu merahmati dan menyertaimu. Semoga juga kelak jika sudah bertemu kembali tubuh kamu makin berisi saja, aamiin gak kering seperti ketika masa SMK dahulu. “Hey, kamu dah mandi kan?”

Gini, Col saya baru saja membaca artikel di sebuah website. Artikelnya ini menurutku sangat bagus karena memberikan pengertian akan pentingnya zakat? Kamu masih tahu kan istilah Zakat, yang masuk syarat rukun Islam yang 5 (lima). Ini jujur saya tertarik untuk membaca dan alhamdulillah paham, maka dari ini saya ingin bercerita kepadamu, ya barangkali dirimu juga berkenan membaca dan mengetahui arti pentingya Zakat itu. Silakan dibaca baik-baik yak? “Ohya, jangan lupa sediakan kopi hitam ala Nescafe tanpa gula di samping laptopmu ya sebagai pendamping, biar mesra!”

Anjuran dalam Al qur’an tentang Zakat

"Tidaklah mereka itu diperintah, supaya beribadah kepada Allah, dengan ikhlas dan condong melakukan agama karenaNya, begitu juga supaya mengerjakan shalat dan membayarkan zakat, dan itulah Agama yang lurus." (Qs. Al Bayyinah ayat 5)

"Sungguh berbahagia orang-orang mukmin yang khusu’ dalam sholatnya yang berpaling daripada hal yang sia-sia dan membayarkan zakatnya"
(Qs. Al Mukminun ayat-1-4)

"Usaha riba yang kamu lakukan dengan maksud agar supaya harta manusia selalu bertambah maka tidaklah harta itu bertambah di sisi Allah. Tetapi harta yang kamu sekalian keluarkan untuk zakat dengan mengharap keridhoan Allah, maka kamu sekalian adalah orang-orang yang berhasil dalam usaha melipat-gandakan pahala." (QS Ar Rum ayat 39)

“Sedekah tidak akan mengurangi harta.” (HR. Tirmizi)

Serta masih banyak lagi anjuran dalam al qur’an seperti Qs. Al Baqarah ayat 43, 267 dan 276, Qs. At Taubah ayat 103. Dari anjuran di atas adalah jelas bahwa Zakat itu adalah penting, mengingat banyak dianjurkan dalam al qur’an. Saya yakin tentu ada maksud dan hidayah Allah ta’ala mengapa Zakat itu begitu petingnya segitu banyak disebutkan dalam al qur’an.

Pengertian Zakat?

Menurut bahasa, kata “zakat” berarti tumbuh, berkembang, subur atau bertambah. Dalam Al-Quran dan hadis disebutkan, “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah” (QS. al-Baqarah[2]: 276); “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka” (QS. at-Taubah[9]: 103)

Menurut istilah, dalam kitab al-Hâwî, al-Mawardi mendefinisikan zakat dengan nama pengambilan tertentu dari harta yang tertentu, menurut sifat-sifat tertentu, dan untuk diberikan kepada golongan tertentu.

Adapun kata 'infak dan 'sedekah, sebagian ahli fikih berpendapat bahwa infak adalah segala macam bentuk pengeluaran (pembelanjaan), baik untuk kepentingan pribadi, keluarga, maupun yang lainnya. Sementara kata 'sedekah adalah segala bentuk pembelanjaan (infak) di jalan Allah. Berbeda dengan zakat, sedekah tidak dibatasi atau tidak terikat dan tidak memiliki batasan-batasan tertentu. Sedekah, selain bisa dalam bentuk harta, dapat juga berupa sumbangan tenaga atau pemikiran, dan bahkan sekadar senyuman.

Hukum Zakat?

Zakat merupakan salah satu rukun Islam dan menjadi salah satu unsur pokok bagi penegakan syariat Islam. Oleh sebab itu, hukum menunaikan zakat adalah wajib bagi setiap muslim dan muslimah yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ke-taatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat. Dan yang demikian itulah agama yang lurus.” (QS. al-Bayyinah[98]: 5).

Rasulullah sallahu’alaihi wa sallam bersabda, “Islam dibangun di atas lima perkara: bersaksi bahwa tidak ada tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya; mendirikan salat; melaksanakan puasa (di bulan Ramadan); menunaikan zakat; dan berhaji ke Baitullah (bagi yang mampu).”
(HR. Muslim).

Macam Zakat?

Ternyata ada beberapa macam zakat diantaranya adalah Zakat Nafs (jiwa), disebut juga zakat fitrah dan Zakat Mâl (harta). 
 

Syarat-Syarat Wajib Zakat?

Muslim, Berakal, Baligh (sudah dewasa laki-laki: sudah sunat, dan mimpi basah, perempuan: sudah datang bulan, Memiliki harta sendiri dan sudah mencapai nisab

Nah, kalau ingin lebih lengkap tentang penjelasan detail tentang zakat dan lainnya bisa cek saja ke website ini, sangat lengkap sekali di SINI Sangat lengkap sekali, dah penjelasannya.

Nah, berawal dari itu semuanya jujur saya terbuka pemikiran saya akan zakat, Jika zakat ini benar-benar dipahami maknanya dan benar-benar dijalankan oleh warga muslimin insyaallah menjadi solusi bagi mereka yang benar-benar membutuhkan, kita juga bisa membantu meningkatkan taraf ekonominya, Nah, ini saya suk, memberdayakan zakat untuk memberdayakan mereka kaum yang ekonominya kurang seberuntung kita. Masih ingat kan pelajaran ketika SMK dulu, bahwa tiap-tiap muslim itu adalah saudara satu muslim merasakan sakit sudah selayaknya kita juga merasakan sakit.

Diantara lembaga yang mengelola zakat di Indonesia saya menyarankan untuk mempercayakannya kepada lembaga Dompet Dhuafa. Kamu pasti sudah tidak asing dengan lembaga sosial dengan logo segitiga berwarna hijau ini, yuk di baca siapa sih dan apa itu lembaga Dompet Dhuafa?

Apa itu Lembaga Dompet Dhuafa?

Dompet Dhuafa Republika adalah lembaga nirlaba milik masyarakat Indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf, serta dana lainnya yang halal dan legal, dari perorangan, kelompok, perusahaan/lembaga). Kelahirannya berawal dari empati kolektif komunitas jurnalis yang banyak berinteraksi dengan masyarakat miskin, sekaligus kerap jumpa dengan kaum kaya. Digagaslah manajemen galang kebersamaan dengan siapapun yang peduli kepada nasif dhuafa. Empat orang wartawan yaitu Parni Hadi, Haidar Bagir, S. Sinansari Ecip, dan Eri Sudewo berpadu sebagai Dewan Pendiri lembaga independen Dompet Dhuafa Republika.

Sejarah Awal Kehadiran Dompet Dhuafa?

Sejak kelahiran Harian Umum REPUBLIKA awal 1993, wartawannya aktif mengumpulkan zakat 2,5% dari penghasilan. Dana tersebut disalurkan langsung kepada dhuafa yang kerap dijumpai dalam tugas. Dengan manajemen dana yang dilakukan pada waktu sia-sia, tentu saja penghimpunan maupun pendayagunaan dana tidak dapat maksimal.
 
25 TahunDompet Dhuafa Membentang Kebaikan Berawal Dari Zakat
Via Zakat.or.id

Dalam sebuah kegiatan di Gunung Kidul Yogyakarta, para wartawan menyaksikan aktivitas pemberdayaan kaum miskin yang didanai mahasiswa. Dengan menyisihkan uang saku, mahasiswa membantu masyarakat miskin. Aktivitas sosial yang telah dilakukan sambilan di lingkungan REPUBLIKA pun terdorong untuk dikembangkan.

Apalagi kala itu, masyarakat luas telah terlibat menyalurkan ZIS nya melalui DD. Sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, DD tercatat di Departemen Sosial RI sebagai organisasi yang berbentuk Yayasan. Pembentukan yayasan dilakukan di hadapan Notaris H. Abu Yusuf, SH tanggal 14 September 1994, diumumkan dalam Berita Negara RI No. 163/A.YAY.HKM/1996/PNJAKSEL.
Berdasarkan Undang-undang RI Nomor 38 Tahun 1999 tentang Pengelolaan zakat, DD merupakan institusi pengelola zakat yang dibentuk oleh masyarakat. Tanggal 8 Oktober 2001, Menteri Agama Republik Indonesia mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 439 Tahun 2001 tentang PENGUKUHAN DOMPET DHUAFA REPUBLIKA sebagai Lembaga Amil Zakat tingkat nasional. (Sumber: www.dompetdhuafa.org)

Kalau untuk kantor cabang perwakilan tahun 2018 alhamdulillah sudah ada sekitar 23 Kantor Cabang di seluruh dunia, dengan diantaranya 5 (lima) diantaranya ada di negara Hongkong, Jepang, Amerika Serikat, Australia, dan Korea Selatan. Masyaallah. Jadi gak perlu khawatir tentang lembaga Dompet Dhuafa mau lebih lengkap lagi, bisa cek legalitas dan manajemennya di SINI.

Jadi makin manteb saja kan, dan yakin saja dengan Dompet Dhuafa, memang perlu juga era sekarang ini harus memastikan dana yang kita setorkan itu ada kantornya, legalitasnya ada dan manjemennya seperti apa, jangan sampai uang yang kita setorkan justru tidak dikelola oleh lembaga yang tidak amanah, jangan sampai ya?

Berawal dari Zakat Mereka Berdaya

Jujur saya teringat ketika dahulu saya dan kamu berangkat sekolah dengan mengendarai sepeda 'onthel. Padahal banyak diantara teman kita yang sudah dengan pedenya mengendarai sepeda motor, gak perlu saya tanya kenapa? Ya, karena memang ekonomi keularga kita sangat sederhana dan pas-pasan. Bapak dan orang kita hanya kerja serabutan gak sama dengan teman kita yang beruntung. Namun tak mengapa, kesederhanaan dulu kita kita tebus dengan membantu masyarakat lain yang keadaannya sama dengan kita dulu, sekarang kita kan sudah bekerja dan mendapatkan penghasilan cukup, nah sudah saat nya kita pikirkan ekonomi mereka? Betul kan sob?

Ini Salah Satu Program Pemberdayaan Dompet Dhuafa?

Pemberdayaan Ekonomi merupakan program dengan orientasi pemberdayaan masyarakat secara penuh agar dapat terentaskan dari kemiskinan. Ruang lingkup program ekonomi ini ditangani oleh beberapa Jejaring sebagai berikut :

Masyarakat Mandiri (MM)

Program Masyarakat Mandiri (MM) didedikasikan DD sejak tahun 2000 untuk memutus lingkaran kemiskinan di kantong-kantongnya. Program pemberdayaan MM menjangkau komunitas pedesaan, perkotaan, wilayah pasca bencana, serta komunitas berdasar klaster ekonomi.

Kampoeng Ternak Nusantara

Program Kampoeng Ternak meliputi : Pembibitan (breeding), Pakan, Teknologi, Manajemen, dan Veteriner. Sedangkan program pemberdayaan peternak dhuafa (community development) dibangun dengan pembentukan kelompok-kelompok peternak di daerah-daerah bidikan.

Pertanian Sehat Indonesia (PSI)

Berdiri sejak 1999 untuk memulai program pengembangan dan penelitian produk pertanian berupa pembasmi hama dan pupuk yang ramah lingkungan. Lokasi di Desa Ciburuy dan Cinagara, Kecamatan Cijeruk, Kab. Bogor, Jawa Barat. Program ini kemudian dikembangkan hingga ke beberapa daerah lain di Jawa.

Apa saja yang diberdayakan Dompet Dhuafa?

Saat ini lembaga Dompet Dhuafa sudah memberdayakan dalam bidang Peternakan, Pertanian, dan Pemberdayaan UMKM. Coba lihat yuk, apa saja kiprah perjuangannya di bawah ini,

Dalam Bidang Pemberdayaan UMKM di Wilayah Pesisir

25 TahunDompet Dhuafa Membentang Kebaikan Berawal Dari Zakat
Via Zakat.or.id
  1. Program Pemberdayaan Nelayan Pesisir Sidoarjo
  2. Program Pedagang Makanan Jajanan Kecil di Sekitar Hypermart Depok
  3. Program Pedagang Tangguh Miwon di Wilayah (Pulo Gadung, Cipinang, Jatiwaringin dan Pasar Minggu Jakarta Timur
  4. Program Recovery Pasca Erupsi Merapi
  5. Program Pemberdayaan Petani Cabe Lampung Selatan dan Cianjur
  6. Program Warung Anak Sehat (WAS) Jakarta, Sukabumi, Lebak, dan Nusa Tenggara Barat
  7. Program Pemberdayaan Penyandang Cacat (Penca) Ciputat-Tangsel, Rawa Lumbu-Bekasi
  8. Program Pemberdayaan Nelayan Kerang Hijau, Kaseme-Serang
  9. Program Klaster Mandiri (Zona Madina Bogor, Bantaeng, Ponorogo, Blora, Jeneponto, 
Lebak Pemberdayaan dalam Bidang Pertanian

25 TahunDompet Dhuafa Membentang Kebaikan Berawal Dari Zakat
Via Zakat.or.id
  1. Klaster Mandiri (Zona Madina-Bogor, Lebak, Bantaeng, Blora, Kulonprogo, Tuban, Ponorogo).
  2. Program Pemberdayaan Petani Sehat (P3S)(Serang, Brebes Utara & Selatan, Cianjur, Subang, Tegal)
  3. Program Recovery Pasca Bencana Sinabung-Sumatera Utara
  4. Lumbung Desa (Cianjur, Blora, Bantaeng, Brebes)Program Community Farm (Kemloko-Temanggung, Bukateja-Purbalingga, Aceh, Pandeglang)
  5. Program Bank Benih Kasepuhan Sinar Resmi, Cisolok, Sukabumi
  6. Program Agrobudaya Sinar Resmi, Cisolok, Sukabumi
  7. Program Green Horti Move Mustahik to Muzakki (M3) Mojokerto, Cipanas-Cianjur
  8. Program Sentra Jamur Jampang-Bogor
  9. Program Pengembangan Usaha Lele (Koperasi Pertani Mandiri, Koperasi Manunggal Rasa)
Pemberdayaan dalam Bidang Peternakan
25 TahunDompet Dhuafa Membentang Kebaikan Berawal Dari Zakat
Via Zakat.or.id
  1. Program Pemberdayaan Peternak(Tuban, Garut, Sukabumi, Tasikmalaya, Sumedang, Karawang, Situbondo, Bima, Lampung)
  2. Program Klaster Mandiri (Zona Madina Bogor, Bantaeng, Ponorogo, Blora, Kulonprogo, Lebak)
  3. Program Sentra Ternak (Pringsewu, Ciamis, Majalengka Sumbawa, Maluku Utara)
  4. Program Bank Ternak (Cirebon, Banyuwangi, Muaragembong)
  5. Program Recovery Pasca Bencana (Merapi, Kelud)
  6. Program Mustahik Move To Muzakki (Sukabumi, Sleman)

Mengapa Mereka Harus Diberdayakan?

Begini sob, kalau kita sering lewat di jalan raya, tentu akan menjumpai pemandangan yang sangat miris. Ada seorang ibu dengan keadaan seperti itu, menggendong seorang anak yang tertidur pulas. Di tangan kanannya ada bekas botol minuman air mineral sudah dipotong ujungnya. Mereka dengan semangat mendatangi mobil dan kendaraan untuk meminta kemurahan hati yang dimintainya. 
Mereka menggantungkan hidupnya dari perbuatan itu?

Padahal kita sudah tahu dengan memberinya uang iu saja tidak cukup, karena toh mereka juga akan terus melakukannya. Cara efektif untuk memutus rantai itu adalah dengan memberdayakan mereka, biasa saja dengan pendekatan khusus mereka diajari carananya berjualan, berjualan pusa, berjualan gorengan, atau jualan es juice seperti itu. Jadi secara harkat dan martabat mereka akan lebih bagu s karena tidak meminta-minta atau mengemis. Mereka juga akan lebih bisa mandiri karena dari kegiatan itu mereka akan mendapatkan penghasilan terus menerus. Betul kan?

Larangan Meminta-minta

Rasulullah sallallahu'alaihi wasallam bersabda: 

"Barangsiapa meminta-minta kepada orang lain dengan tujuan untuk memperbanyak kekayaanNya, sesungguhnya ia telah meminta bara api, terserah kepadanya apakah ia akan mengumpulkannya sedikit atau memperbanyaknya." (HR. Muslim)

"Seseorang yang selalu meminta-minta kepada orang lain, di hari kiamat ia akan menghadap Allah dalam keadaan tidak ada sekerat daging sama sekali di wajahnya" (HR. Bukhari, Muslim)

"Sesungguhnya meminta-minta itu adalah topeng yang dikenakan seseorang pada dirinya sendiri, kecuali bila seseorang meminta penguasa atau keadaan yang sangat terpaksa." (HR. At Tirmidzi)

Jadi dengan jalan berkontribusi menjadikan lembaga Dompet Dhuafa ini insyaalah kita menyelamatkan saudara sesama muslim yang masih saja meminta-minta di jalan, kita sematkan mereka dengan cara yang bermanfaat. Menyelamatkan ekonominya di dunia dan di akherat. Aamiin ya robbal’alamiin

Kemudahan Membayar Zakat Online

Dari uraian di atas gimana, sangat menarik sekali kan, Pacol? Dari alasan mengapa kita harus membayar zakat dan mengapa harus percaya kepada sepak terjang lembaga Dompet Dhuafa, bagaimana cara memberdayakan alokasi dana, sektor apa saja yang diberdayakan dan terakhir pentingnya kita memutus rantai kemiskinan yang terjadi saat ini. Mantap kan?

Lantas, Kalau Ingin Berdonasi Bagaimana Caranya?

Sangat mudah sekali, untuk yang pertama bisa langsung mengontak Kantor Perwakilan Cabang tersebut di sini ( http://zakat.or.id/tentang-kami/cabang-dompet-dhuafa/) atau juga langsung daftar ke website resmi www.zakat.or.id. dan juga website www.dompetdhuafa.org. Ikuti pentunjuk di bawah ini yak, jangan lupa niatkan semata hanya untuk beribadah kepada Allah ta’la seperti itu aamiin, jangan lupa ya :)
 
1. Login dahulu ke alamat website www.zakat.or.id, langsung Enter, dan perhatikan Tab Bayar Zakat, segera Klik dan tunggu beberapa detik akan muncul Tab berikut.

25 TahunDompet Dhuafa Membentang Kebaikan Berawal Dari Zakat
Login ke website www.dompetdhuafa.org

2. Akan muncul Tab Informasi mengenai data Pemberi Dana atau lebih dikenal Muzakki. Isi keterangan Data Pribadi dan tentukan juga Pembayaran Zakat, dan mau menggunakan Rekening Bank apa, kalau sudah semuanya segera Klik Donasi Sekarang
 
25 TahunDompet Dhuafa Membentang Kebaikan Berawal Dari Zakat
Lengkapi Data Pribadi dan Rekening Pembayaran
3. Setelah itu akan muncul kotak dialog Tab Metode Pembayaran Donasi, langkah ini untuk melakukan cek kembali apakah informasi yang telah dimasukkan sudah benar atau belum. Catat dan perhatikan Kode Konfirmasi. Setelah itu Klik Bayar Sekarang!
 
25 TahunDompet Dhuafa Membentang Kebaikan Berawal Dari Zakat
Bayar Sekarang
4. Cek sekali lagi jumlah Donasi yang ingin dikirimkan, Catat juga Kode di bawah jumlah Donasi. Kalau semua sudah sesuai Klik Proceed Payment.

25 TahunDompet Dhuafa Membentang Kebaikan Berawal Dari Zakat
Tab Proceed Payment
5. Langkah terakhir akan muncul ke halaman Internet Banking yang sudah dipilih. Login dengan Username dan Password yang dimiliki, Ok. Segera trznsfer seperti melakukan transaksi menggunakan Internet Banking, mudah simpel dan gampang.
 
25 TahunDompet Dhuafa Membentang Kebaikan Berawal Dari Zakat
Tab Payment Gateway

Nah, sudah selesai Simpel Mudah dan Gampang juga kan, kalau misal tidak ada waktu karena kesibukan pekerjaan bisa kok ada fasilitas jemput donasi, tentunya dengan menghubungi Kantor Cabang Perwakilan di kota Anda.

 Mengapa Kita Harus Peduli?

Terakhir, Pacol sahabaku mengapa kamu yang saya pilih untuk ikut kegiatan seperti ini, ya mengingat dulu kamu adalah salah satu dari sahabat terbaikku, dahulu engkau yang menemani ku mengayuh sepeda onthel melibas jarak 23 km dari kota Bantul ke SMK Negeri 2 Yogyakarta. Saya ingin kita tak hanya saja menjadi sahabat di dunia namun insyaalah menjadi sabahat juga di akherat kelak, aamiin dan kita dipertemukan kembali di sana di surganya Allah ta’ala aamiin ya robbal’alamiin. Sudah saat nya kita peduli dengan saudara mulsim kita yang kurang beruntung, masih susah untuk makan sehari-hari, masih kesulitan dalam menafkahi anak dan keluraganya sementara kita di sini diberikan harta cukup dan berlimpah, gak inginkan esok ketika di akherat ditanya sama Allah ta’ala, hartamu untuk apa saja? Begitulah kiranya, semoga Allah ta’ala selalu menyertai dan melindungi wahai sahabatku, Panca, salam kangen dari sahabatmu di Bantul, Dwi Pracaya aka Dipa DP.

"Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah dengan pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pahalanya) kepada mereka dan bagi mereka pahala yang banyak." (Qs. Al Hadid ayat 18)

Dalam sebuah hadist Qudsi:

"Barangsiapa berniat untuk bersedekah, kecepatan Allah membalasnya lebih dari gerakan sedekahnya"

"Perumpamaan orang-orang yang mendermakan (sodaqoh) harta bendanya di jalan Allah, seperti (orang yang menanam) sebutir biji yang menumbuhkan tujuh untai, dan tiap-tiap untai terdapat 100 biji dan Allah melipatgandakan (balasan) kepada orang yang dikehendaki, dan Allah Maha Luas (anugerahNya) lagi Maha Mengetahui." (QS. Al Baqoroh ayat 261)

***
"Tulisan ini diikutsertakan dalam Kompetisi Blog Berawal Dari Zakat, #25thnMembentangKebaikan yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa cek info lomba di donasi.dompetdhuafa.org/lombablog"









Senin, 21 Mei 2018

Review Film : 212 Power of Love, Kenangan Indah Muslim Indonesia

Dwipracaya.com | Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Rabb semesta alam, akhirnya bisa juga menonton film “212 Power of Love” di bioskop. Sebetulnya sudah lama menginginkannya ketika kali pertama film layar lebar di launching 9 Mei 2018 kemarin. Waktu itu saya mendapatkan informasi dari media sosial Instagram dan balasan chat dari teman-teman organisasi bahwa tanggal itu ada acara nonton bareng di bioskop Jogjakarta. Nah, setelah melihat tanggal 9 Mei harinya Rabu, sudah saya memutuskan untuk tidak menontonnya lebih dahulu. Sedih dah :(

212 Power of Love, Kenangan Indah Muslim Indonesia
Poster Film: 212 Power of Love via aceh.tribunnews.com
Pertama karena tanggal 9 Mei saya masih bekerja, karena tidak hari libur. Kedua karena informasi dari penyedia jasa nonton bareng di bioskop seluruh Jogjakarta semuanya sudah penuh. Luar biasa, bahkan saya mau booking tiket saja sudah dijawab, 
“Sudah penuh mas, kuotanya habis.” 
Wah, ternyata luar biasa juga animo masyarakat Jogja akan hadirnya film yang di sutradarai oleh Jastis Arimba. Film sebagai kenangan indah muslim di Indonesia, sebuah peristiwa besar yang mampu menggetarkan seluruh warga muslim di belahan dunia. Masyaallah!

Singkat cerita kemarin malam setelah puang kerja lembur di Goebog Resto segera cabut ke daerah Babarsari, sengaja saya berangkat menuju area Babarsari, mengingat pemutaran film 212 Power of Love yang masih tersedia di jam malam ya hanya CGV J-walk Jogjakarta, yap pada pukul 20.15 WIB. Akhirnya secara spontan, setelah pulang kerja pukul 18.30 WIB, segera pergi ke daerah Babarsari Jogjakarta.

Segera mencari masjid terlebih dahulu karena harus menunaikan sholat isyak dan tarawih, jujur selama bulan Ramadhan target saya adalah jangan sampai tidak sholat secara berjamaah di masjid dan harus rutin sholat tarawih di masjid. Akhirnya menemukan masjid di daerah Babarsari, nama masjidnya saya lupa. Lokasi ada di sebelah utara Mall J Walk Jogjakarta. Malam itu diberikan Allah ta’ala nikmat berupa hujan sangat deras, sempat juga membuat nat menonton film frustasi,
212 Power of Love, Kenangan Indah Muslim Indonesia
Alhamdulillah, jadi nonton boy?

“Ah ini lanjut gak ya nonton filmnya?” 
Saya mulai bimbang. Namun, segera kutepis pikiran jelek itu, kalau menonton tidak malam ini ya mau kapan, keburu udah ditutup jadwal pemutarannya. Serius mau ditunda? Gak rugi sudah sampai daerah Babarsari, begitulah bisikan-bisikan postitif ada dipikiranku. Wajarlah, karena belum selesai film ini booming dipasaran sudah di hantam promosi oleh film Deadpool2, nah kalau saya jelaslah milih film 212 Power of Love, yang diangkat berdasarkan cerita nya peristiwa Aksi Damai Bela Al Qur’an Jilid III pada tanggal 2 Desember 2016 silam. Naskah fim ini ditulis oleh Helvy Tiana Rosa, sorang penulis yang kemampuannya patut diacungi jempol.

***

Film ini menceritakan kisah Rahmad (Fauzi Baadila), seorang jurnalis profesional sebuah majalah ternama Republik. Salah satu lulusan jurnalis terbaik lulusan Harvard University Amerika Serikat. Memiliki karakter dingin, sinis, egois hanya mementingkan ideologinya sendiri. Egoisnya tampak dari caranya berbicara, ditambah kontak mata akting sang aktor memang sudah tidak dragukan lagi. Menurutku suksesdalam memerankan tokoh utama ini. Karena sikap dinginnya itu, postur tubuhnya yang kekar dan berotot sangat pas untuk peran karakternya.

Salah satu teman akrabnya hanya Adhin (Adhin Abdul Hakim) penampilan bak seorang rocker, dengan rambut gondrong diurai, pakaian flanel, dengan kamera DSLR selau dibawanya, dengan jenggot lebat yang sering bilang Radikalis Romantis, aktingnya sering membuat penonton terpingkal-pingkal dibuatnya. Dari awal memang Rahmad sudah negatif tingking dengan nama Islam, selalu saja berprasangka buruk tentang agama Islam, padahal dia sendiri adalah penganut agama Islam. Bahwa tulisannya di majalah Republik itu dikenal sering menyudutkan agama Islam bahkan cenderung membuat suasana memanas layaknya kompor yang siap meleduk kapan saja dan di mana saja..

Tiba-tiba Rahmad mendapatkan kabar bahwa ibunya meninggal dunia, saat itu juga memutuskan untuk kembali pulang di Ciamis tanah kelahirannya. Singkat cerita abah Rahmad bernama Ki Zainal, beliau adalah salah satu tokoh agama yang disegani oleh masyarakat Ciamis. Rahmad pun kembali bernostalgia dengan bertemu sahabat kecilnya yakni Yasna (Meida Sefira) dan Abrar (Hamas Syahid) adik Yasna. Karena hubungan seorang bapak kepada anaknya kurang harmonis akhirnya Rahmad memutuskan untuk segera balik ke Jakarta. Namun karena mendapat informasi bahwa ada kasus penistaan kepada al quran Ki Zainal bersama santri Ciamis akan melakukan aksi long march ke Jakarta. Untuk mengikuti Aksi Damai 2 Desember 2016 di Monas Jakarta.

Dari awal memang Rahmad sudah negatif thingking dengan agama Islam, apapaun serba serbi tentang Islam selalu dikaitkan dengan radikalisme, kekerasan dan aksi longmarch ini adalah sebuah aksi konyol yang dimanfaatkan oleh segelintir elit politik semata apalagi aksi ini digelar dengan mengusung aksi damai, ah omong kosong begitulah persepsi Rahmad saat mendengarnya.

Namun siapa sangka dari kejadian tak sengaja karena harus menemani abahnya yang mulai sakit sakitan, akhirnya Rahmad bersama Adhin sampai juga ke Jakarta. Rahmad menyaksikan sendiri bahwa aksi ini memang aksi super damai, tidak ada kebencian kepada suatu etnis tertentu, tak ada ujaran kebencian seperti yang biasa dituduhkan masyarakat saat ini. Bagaimana mau bilang aksi ini aksi makar, lha wong rumput saja tak dirusak dan tak diinjak, Padahal massa yang hadir di Monas Jakarta itu tak lebih tidak kurang dari 7 Juta orang dari seluruh pelosok wilayah Indonesia. Tak ada yang bisa membayar kehadiran semua, peserta aksi damai ini, semata mata dilaksanakan karena rasa cintanya kepada Allah ta’ala, rasa cintanya kepada al quran dan rasa cintanya kepada NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) begitulah kiranya.

Berawal dari situlah pikiran Rahmad muai terbuka bahwa selama ini telah salah dalam menilai agama Islam, Islam ternyata adalah agama rahmatan lil ‘alamin, Islam adalah agama penuh kedamaian dan kesejukan, serta keindahan tidak seperti yang sering dituduhkan kepada oknum-oknum tertentu yang tak menyukai agama Islam bangkit dan meraih kejayaan lagi. Dengan hal diatas akhirnya Rahmad menyadari bahwa sudah keliru dalam menulis apapun tentang Islam.

Pesan:

Lakukan komunikasi intensif dengan orang orang terdekatmu bisa kepada orang tua tentang segala sesuatu yang dialami, Jalin komunikasi dua arah yang baik antara anak dan keluarga, Komunikasi antara anak dan seorang bapak adalah penting, agar keinginan anak tidak tertekan oleh keinginan Bapaknya sementara keinginan bapaknya juga tidak bisa mendikte memenjarakan kemauan anaknya. Semua harus saling mengerti dan memberikan perhatian, satu sama lain.

***
Yes, akhir saya bisa menonton juga film kenang-kenangan Aksi Damai 212 kemarin. Haru juga melihat peristiwa maha dahsyat itu diceritakan kembali, para barisan ulama, barisan para artis hijrah dan barisan para manusia saling memberi makanan, saling membantu melayani orang lain lebih dahulu. Dalam jumlah masa lebih kurang 7 juta. Kondisi sangat damai, rumput pun diindungi tidak diinjak, dan sampah liar tidak berseliwaran di mana-mana. Yah, film “212 Power of Love” mengingatkan kami akan memori indah bersatunya umat muslim Indonesia, berawal dari penistaan al qur’an oleh salah satu pejabat tinggi Jakarta, akhirnya umat muslim Indonesia terbukti masih eksis, masih punya kekuatan dan masih punya nyali untuk menjadi benteng terdepan dalam melindungi NKRI. 
212 Power of Love, Kenangan Indah Muslim Indonesia
Semoga Allah selalu melindungi guru-guru dan para ulama kami
Buruan nonton selama bulan Ramadhan, untuk mengisi kegiatan ibadah puasa. Ntar keburu di tutup loh filmnya, insyaallah film ini sangat bermanfaat dan berguna untuk sarana mempertebal iman dan taqwa kepada Alla subhanahu wa ta’ala. Aamiin ya robbal’alamiin, luar biasa!Mantap!

Noh, liat dahulu trailer filmnya di bawah ini, check this out :)

Senin, 14 Mei 2018

Rujak Es Krim Barokah Trirenggo Bantul, Enak?

Dwipracaya.com | Sudah lama aslinya ingin mampir ke tempat ini. Tempat yang sering dipakai untuk bermain sepak bola atau melihat anak berseragam putih abu-abu latihan Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera). Di sebelah utara tempat ini ada bangunan rumah berwarna putih bersih nan penting, wajib bagi warga asli Bantul untuk mengetahuinya, bangunan ini tak lain tak bukan adalah Rumah Dinas Bupati Bantul. Tepat di depannya ada sepetak lapangan rumput besar, sering dipakai untuk tempat finish Lomba Marching Band, lautan manusia menyaksikan konser musik dangdut, bahkan juga sering dipakai untuk warga muslim melaksanakan Sholat Idul Fitri dan Idul Adha, Lapangan Trirenggo begitulah warga masyarakat menyebutnya.

Cuaca kala itu, Bantul sedang penuh bersemangat, peluh di dahi bermunculan tanpa permisi, tak perlu menunggu beberapa menit, tangan kananku bergerak gesit menyeka titik-titik air bening di permukaan kulit. 
Rujak Es Krim Barokah Trirenggo Bantul
Rujak Es Krim, hadir?
"Wah, panas-panas gini enaknya makan rujak es krim ah, gumamku dalam hati.” 
Seperti menghibur diri sendiri, menenangkan raga ini untuk memberikan solusi mengatasi teriknya mentari siang itu. Jadi cocok sekali tatkala cuaca sedang hot, perlu solusi cerdas untuk sekadar mendinginkan suasana dengan mencari sesuatu yang bisa mengademkan batang kerongkongan ini.

Pilihan saya jatuh di Rujak Es Krim Barokah Trirenggo Bantul. Ada sebuah warung dengan tenda biasa, terletak di pinggir jalan persis, di bawah rimbunan pohon besar. Dari Rumah Dinas Bupati tersebut belok ke arah selatan, kemudian ada jalan masuk ke tengah lapangan, belok ke selatan dan perhatikan ada penjual rujak es krim sudah siap menawarkan dagangannya. Menyediakan tempat duduk, juga tempat lesehan. Jika pembeli sedang ramai, memilih lesehan itu tepat, namun karena kala itu pembeli baru sedikit saya memutuskan untuk duduk santai saja, meski dalam bekerja sehari-hari sudah bosan dengan aktifitas duduk.

“Pak, rujaknya 1 saja, gak usah pedes-pedes, sedengan (tengah-tengah saja, tidak terlalu pedas juga tidak terlalu manis).”
Saya memesan rujak es krim. Sambil menunggu pesanan datang, ngobrol sebentar dengan penjualnya. Memakai kaos oblong berwarna cokelat, orangnya masih muda, sedang asyik mengiris dan memotong buah-buahan. Ada buah jambu, nanas, belimbing kedondong bengkoang dan aneka buah lainnya. Setelah buah itu selesai dipotong, ditaruh ke dalam sebuah mangkuk warna putih. Setelah itu giliran es krim ditaruh dipermukaan buah itu, 3 (tiga) bulatan es krim siap untuk berkolaborasi dengan buah-buahan tadi. Siap untuk dinikmati, ditaruh di atas permukaan buah tadi, waw maknusssss, mak nyessssss lihatnya!

Mas Nandir, itulah nama pedagang rujak es krim ketika saya bertanya. Ramah dan murah senyum, itulah kesan pertama mengobrol dengannya. Nama brand rujak es krimnya adalah "Rujak Es Krim Barokah.” Singkat cerita, Nandir itu aslinya hanya membantu pamannya yang mulai merintis berdagang di area lapangan ini. Sempat bercerita tetang nama pamannya itu, namun sampai tulisan ini dituis, memori otak saya belum juga menemukan nama paman tersebut. Ah, sepertinya memori ini segera diupgrade, ditambah kapasitasnya.

Sejak kapan mulai berjualan rujak es krim?

Sudah dari tahun 2008, lebih kurang sudah 10 tahun pamannya mulai berdagang di tempat ini. Pamannya termasuk anak perantauan yang berasal dari daerah Jawa Tengah, lalu menempati rumah di salah satu dusun di desa Trirenggo, masuk wilayah pedukuhan Nogosari. Waw, cukup lama juga ya sudah berjualan di area lapangan ini!

Bagaimana persiapan untuk menjual rujak es krim dari awal hingga menjelang tutup?

Rujak es krim ini mulai buka sekitar pukul 10.00 wib, otomatis persiapan dari membeli buah-buahan, mengiris dan memotong serta menyiapkan bumbu rujak dan es krim dimulai sejak pagi hari. Untuk buah-buahan kadang membeli di pasar, terkadang juga sudah disetor oleh penjual buah-buahan. Pukul 10.00 wib sudah mulai buka, dan menjelang pukul 17.00 wib, sudah harus tutup. Pengalaman Nandir kalau sudah jam setengah lima sore segera bergegas untuk berkemas untuk pulang.

Apakah bisa menerima pesanan?

Kalau dahulu pernah juga menerima orderan pesanan, seperti di pesta pernikahan. Namun seiring dengan perkembangannya pamannya merasa kewalahan dan kekurangan personil, ini saja Nandir sengaja menjual rujak es krim untuk membantu pamannya tersebut. Jadi otomatis karena kurang personil itu, Rujak Es Krim Barokah Trirenggo Bantul tidak melayani pesanan lebih dahulu, fokus mengembangkan dan berjualan di lapangan Trirenggo ini saja.

Apa yang membuat rujak es krim ini saya datangi?

Pertama karena memang lokasinya strategis, mudah dilihat dijangkau dan di bawah rindangnya pohon besar, kebayangkan ketika sedang makan atau minum berada di bawah pohon, mesti nyaman gak merasa panas.Tempatnya bersih dan pelayanannya ramah. Kedua adalah rasa dari rujak es krim ini yang berbeda, satu porsi untukku cukup, gak terlalu banyak juga tidak terlalu sedikit, serba pas seperti slogan Pertamina, Pasti Pas! Adonan es krimnya lembut, dan gak cepat mencair dan gak terlalu lembek. Ketiga, kombinasi buah-buahan segar, ditaburi bumbu rujaknya, ada rasa pedas juga ada rasa manis gula jawa. Ketika buah diaduk dengan bumbu, digigit mak kresh, akan terasa manisnya, setlah itu berganti ada rasa pedas perlahan menempel di lidah. Hummmm enaknya :)

Berapa harga se porsi?

Harga seporsi Rujak Es Krim Barokah Trirenggo Bantul sekitar 5ribu sampai dengan 10 ribu, sangat murah bukan? Sudah tempatnya nyaman bersih, pelayanan ramah, rasanya juga top markotp. Inilah alasan saya ketika melewati lapangan Trirengoo sering menyempatkan untuk mampir ke tempat ini, saya sudah mencobanya, kapan giliran kamu ke sini?

Artikel: Rujak Es Krim Barokah Tirenggo Bantul, Enak?












Minggu, 06 Mei 2018

Gowes Lagi ke Embung Merdeka Ganjuran Bantul

Dwipracaya.com | Ahad, 6 Mei 2018 sengaja bangun pagi sekali agar bisa kembali melakukan aktifitas gowes santai. Aktifitas yang sudah jarang dilakukan mengingat banyak aktifitas yang kembali menerpa kehidupanku. Boleh lah, ketika aktifitas monoton biasanya hanya 'ngegas sepeda motor pagi tadi otot paha dan tangan berolahraga dengan mengayuh sepeda MTB kesayanganku. Udara pagi hari nan sejuk dan semburat cahaya mentari pagi kembali menyapaku setelah sekian lama cuek saja.
Gowes Lagi ke Embung Merdeka Ganjuran Bantul
Cantik juga kan?

“Uh…seger e udara pagi ini.” 
“Hai, apa kabar kalian di sana?"

Begitulah kiranya mentari pagi menyapa para pecinta gowesser

Gowes ke mana?

Tujuan gowes pagi tadi adalah ke Embung Merdeka Ganjuran. Salah satu destinasi wisata baru yang berada di Dusun Gunungan Desa Sumbermulyo Bambanglipuro Kabupaten Bantul. Tempat ini sempat booming dan menjadi timeline di media Instagram beberapa bulan yang lalu. Pada tanggal 6-13 April 2018 di area tempat ini diadakan Festival Lentera Apung dan Jajan Pasar (sayangnya saya gak tahu dan terlewatkan)
Gowes Lagi ke Embung Merdeka Ganjuran Bantul
Salah satu spot cantik di sekitar embung

Festival penyalaan 500 lampion apung yang berwarna-warni, diletakkan di atas permukaan embung ini. Ditambah dengan aneka jajanan pasar yang tentunya sudah tidak asing seperti gatot, thiwul, geplak dan lainnya. Lebih menarik lagi biaya masuk oleh pihak panitia tidak ditentukan, sukarela untuk pengembangan dan dana sosial Embung Merdeka Ganjuran ini. Boleh dicek postingan di akun resmi Instagram @Galeri_embung_merdeka, ada banyak foto dan spot ciamik yang betebaran di sana. 

Gowes Lagi ke Embung Merdeka Ganjuran Bantul
Diambil dari akun resmi Galeri Embung Merdeka
Gowes Lagi ke Embung Merdeka Ganjuran Bantul
Diambil dari akun resmi Galeri Embung Merdeka

“Yah, sayangnya saya gak bisa datang.”

Lokasi Embung?

Dari arah Gereja Ganjuran, lurus ke arah timur. Ada perempatan di tengah ada pohon beringin kecil, masih lurus ke arah timur. Akan ada perempatan dengan jalan beraspal pertama, ambil dan belok kiri. Ikuti jalan tersebut sampai menemukan perempatan pertama. Lihat barat jalan ada tatanan pohon cemara rapi berjejer dengan rapi, nah itu sudah masuk ke area Embung Merdeka Ganjuran. Masih pusing, segera ambil gadget kalian dan buka aplikasi Googlemaps, lalu ketikkan ‘Embung Merdeka, akan sangat mudah dipandu arahnya menuju lokasi ini. Mudah kan?

Gowes Lagi ke Embung Merdeka Ganjuran Bantul
Refleksi yang sempurna

Apa itu Embung Merdeka?

Mulai dibangun pada tahun 2013 silam, awalnya hanya untuk fungsi pengairan irigasi area persawahan di seitar embung. Sehingga irigasi di tempat ini lancar dan tanaman bisa mendapatkan pasokan air dengan baik. Sempat juga untuk budidaya ikan, namun gagal karena pintu embung dibuka dan ikan lepas menuju sungai.

Ada 2 (dua) embung yang terpisah, di sebelah utara dengan ukuran lebih besar dan luas, sedangkan di sebelah selatan berukuran jauh lebih kecil. Dipisahkan oleh jalan akses masuk area embung ini. Tersedia juga bangunan pendopo untuk berteduh berlindung di bawah sengatan mentari. Atau sekedar beristirahat sejenak, setelah lelah menggenjot kayuhan sepeda misalnya.

Kalau saat ini kondisi normal embung ini sering dipakai untuk lokasi mancing. Banyak para penghobi mancing yang malam hari melakukan aktifitasnya di sini. Selain suasana bersih dan cukup nyaman dan tenang membuat para pecinta mancing mania sering menjadikan lokasi Embung Merdeka sebagai tempat  favorit menyalurkan hobinya.

Siapa pengelolanya?

Untuk saat ini untuk pengeola secara umum adalah warga masyarakat Gunungan dan Desa Sumbermulyo, terutama Kepala Dusun Gunungan Saliyo, tokoh wisata Rushandono. Karena dari ide awal merekalah ke depan ada kegiatan positif yang mendukung dan memboomingkan wisata Embung Merdeka Ganjuran ini. Ditambah lagi jika ada mahasiswa yang melakukan KKN (Kuliah Kerja Nyata) juga perlu dipikirkan agar bisa bersinergi dengan masyarakat. Tentunya kolaborasi dari Mahasiswa KKN ditambah dengan partisipasi warga pasti akan melahirkan ide-ide yang kreatif.

Ada udang di tempat ini?

Sambil mengobrol dengan seseorang yang sibuk menarik tali yang diikatkan dalam bekas botol air mineral. Bekas botol air mineral yang dimodifikasi bagian bawahnya, dikasih pelet (umpan) di bagian bawah bapak paruh baya ini menarik tali dan tampak mengeluarkan isi dari bekas botol itu Ada udang-udang kecil kena perangkap unik itu. Pria yang mengaku memiliki nama Abi Mahesa ini mengemukakan bahwa udang itu untuk makanan ikan air tawar di rumahnya, kebetulan ada usaha jual ikan dan akuarium yang digelutinya.

Sambil asyik ngobrol saya dikasih kesempatan untuk melihat udang hasil tangkapannya, cukup banyak dan unik mengingat hanya memakai alat penangkap udang yang super sederhana.
Gowes Lagi ke Embung Merdeka Ganjuran Bantul
Banyak juga ya?

Pesan untuk Pemerintah Kabupaten Bantul?

Semoga dengan kehadiran Embung Merdeka Ganjuran Bantul ini bisa menambah daftar wisata di Bantul. Perlu adanya kerjasama positif antara pemerintah khususnya sektor kepariwisataan dan partisipasi warga setempat. Maksimakan segala potensi yang ada di Embung Merdeka, saya yakin dengan kemampuan ciamik dan promosi yang gencar lambat laun Embung Merdeka Ganjuran bisa menjadi destinasi wisata yang eksis. Bukan hanya ketika ada penyelenggaran festival musiman saja. Perhatikan juga tentang kondisi parkir kendaraan dan tempat penanganan sampah, terlebih juga harus diperhatian untuk pengamanan pengunjung mengingat area wisata ini adalah wilayah rawan untuk anak-anak kecil.

Sukses untuk pengelola Embung Merdeka Ganjuran Bantul dan tetap optimis dan ayo lebih semangat lagi dalam berkarya, kalau bukan kita yang aktif lalau mau siapa lagi?

http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html